Waspadai Penyakit Pada Ayam Broiler yang Dapat Merugikan Usaha Anda!

04 Juli 2021

Hingga saat ini ayam broiler masih menjadi salah satu ras ayam pedaging yang digemari oleh masyarakat. Tentu saja karena kelebihannya yaitu rasa yang lezat dan daging yang banyak jumlahnya. Namun, dalam membesarkan ayam broiler, kita harus mewaspadai penyakit pada ayam broiler yang tentu saja sangat merugikan.

Penyakit Pada Ayam Harus Diketahui Sebagai Langkah Awal Dalam Mengambil Tindakan Preventif dan Kuratif

Agar menghasilkan ayam broiler yang berkualitas dan dapat diterima pasar, tentunya kita harus mengetahui berbagai penyakit yang dapat menyerang ayam broiler. Dengan mengetahui penyakit tersebut, diharapkan dapat dijadikan langkah awal dalam mengambil tindakan preventif ataupun kuratif dalam proses membesarkan ayam broiler.

Penyakit Ayam Broiler yang Disebabkan Oleh Infeksi Bakteri

1. Pullorum (Feses Kapur)

Penyebab: Salmonella pullorum

Merupakan penyakit yang harus diwaspadai oleh peternak, karena banyak sekali kasus infeksi penyakit ini di Indonesia. Ciri-ciri ayam yang terkena pullorum yaitu mengeluarkan feses (kotoran) cair yang berwarna putih.

Apabila kotoran tersebut dibiarkan dalam waktu yang lama, maka akan mengering dan menjadi serbuk seperti kapur. Gejala klinis yang tampak apabila ayam terserang penyakit ini yaitu sesak nafas, mengkerutnya organ, dan hilangnya nafsu makan.

Pencegahan penyakit ini yaitu dengan menjaga kebersihan sanitasi kandang dan lingkungan ayam. Selain itu, jangan lupa untuk memperketat biosecurity pada lingkungan di sekitar kendang ayam.

2. Chronic Respiratory Disease (CRD)

Penyebab: Mycoplasma galliseptiucum

Penyakit CRD di Indonesia dikenal dengan penyakit ngorok. Gejala klinis yang ditimbulkan dari penyakit ini, seperti sesak nafas, bersin-bersin, ngorok saat bernafas, dan keluarnya cairan dari hidung. 

Pencegahan penyakit ini yaitu dengan menjaga kebersihan sanitasi dan rutin melakukan desinfeksi, usahakan juga agar suhu kandang stabil dan tidak lembab.

3. Kolibasilosis

Penyebab: Escherichia coli

Umum menyerang peternakan ayam broiler di Indonesia. Jika terserang penyakit ini, maka akan menunjukkan gejala seperti lesu, kusam, sesak napas, diare, dan terdapat cairan lengket di sekitar anus.

Dalam rangka mencegah timbulnya penyakit kolibasilosis. Diperlukan perbaikan sanitasi lingkungan, penambahan pakan dengan nutrisi yang optimal, manajemen pemeliharaan, dan menambah ventilasi di sekitar area pemeliharaan.

Pengobatan penyakit ini bisa dilakukan dengan beberapa jenis antibiotik, seperti trimetropim, sulfadiazin, ampicilin, colistin, enrofloksasin, dan neomycin.

4. Infectious Coryza

Penyebab: Haemophilus paragallinarum

Salah satu infeksi yang menyerang organ pernapasan ayam broiler. Infeksi penyakit coryza ditandai dengan timbulnya pembengkakan muka (terutama di sekitar mata), bersin, keluar air mata, dan ayam kesulitan bernapas.

Tidak perlu khawatir, karena ayam bisa sembuh dari penyakit ini dalam rentang waktu dua hingga tiga minggu. Namun, ada baiknya meningkatkan pencegahan terhadap penyakit ini, yaitu dengan cara meningkatkan efektivitas manajemen pemeliharaan dan menambah sanitasi kendang.

Selain itu, perlu menjaga kepadatan cukup, serta desinfeksi kandang dan peralatan. Jika sudah terserang, maka lakukan pengobatan dengan erytromisin, sulfadiazin, ampisilin, trimetropim, tetrasiklin, dan enrofloksasin.

5. Omphalitis Syndrome

Penyebab: Bakteri golongan koliform, mencakup Staphylococcus sp. dan Pseudomonas sp.

Gejala yang ditunjukkan, yaitu mengantuk, kepala menunduk dan sering mendekati pemanas, pembengkakan pada pusar, dan terdapat benjolan seperti kudis.

Infeksi bakteri ini dapat diatasi dengan memberikan antibiotik dengan dosis secukupnya. Selain itu diperlukan optimalisasi suhu kandang yang stabil dan sesuai dengan kebutuhan ayam. Jangan lupa untuk suhu transportasi dijaga.

Penyakit Pada Ayam Broiler Karena Infeksi Virus

1. Tetelo (Newcastle Disease)

Penyebab: Paramyxo virus

Salah satu penyakit paling berbahaya yang umum ditemukan pada ayam broiler. Infeksi virus ini dapat menyerang berbagai organ penting yang terdapat pada ayam seperti pernafasan, pencernaan, dan jaringan saraf.

Infeksi tetelo dapat menular dan menyebabkan angka kematian yang tinggi. Gejala yang akan segera tampak apabila penyakit ini menyerang yaitu keadaan ayam menjadi lesu, nafsu makan menurun, tubuh lemas, batuk, sulit bernafas, dan ayam mengeluarkan kotoran yang berwarna putih.

Parahnya penyakit ini tidak memiliki obat, karena infeksi virus tidak dapat diobati. Tetapi untuk mencegah penyakit ini sangat banyak sekali caranya, mulai dari vaksinasi, perbaikan sanitasi, dan memberikan pakan yang kaya akan nutrisi.

2. Infectious Bursal Disease (Gumboro)

Penyebab: Avibirnavirus

Sesuai namanya, penyakit ini pertama kali ditemukan pertama kali di wilayah Gumboro, Amerika Serikat tahun 1960an. Penyakit harus diwaspadai karena dapat menyerang sistem kekebalan tubuh ayam broiler.

Penyakit ini dapat mengakibatkan kematian yang tinggi bagi ayam. Dikarenakan gumboro menyerang jaringan fibrikus dan thymus, keduanya sangat berperan dalam membentuk sistem kekebalan tubuh ayam dari penyakit.

Jika virus sudah menginfeksi dalam waktu yang lama, maka antibodi ayam tidak terbentuk dan sistem kekebalan tubuh akan lemah, sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi sekunder. Biasanya penyakit ini tidak langsung mematikan ayam, tetapi kebanyakan infeksi sekunder yang bisa mematikan ayam dalam jumlah yang cepat.

Seperti kebanyakan penyakit yang ditimbulkan oleh virus. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan karena tidak memiliki obat yang spesifik. Namun penyakit ini bisa dicegah dengan memberikan vaksin, menjaga santitasi, pakan yang bergizi, dan multivitamin.

Pencegahan Penyakit Pada Ayam Broiler

Setelah mengetahui beberapa penyakit yang dapat menyerang ayam broiler. Perlu dilakukan pencegahan untuk meminimalisir munculnya penyakit pada ayam broiler. Berikut pencegahanya.

  • Rutin memberikan multivitamin untuk memperkuat sistem imun
  • Penerapan biosecurity di sekitar area ternak
  • Memberikan probiotik untuk menekan bakteri patogen
  • Memberikan pakan dengan nutrisi yang tinggi
  • Menerapkan manajemen pengolahan kandang yang baik

Itulah beberapa penyakit yang dapat menyerang ternak ayam broiler beserta pencegahannya. Sebagai peternak, hendaknya kita selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan hewan ternak sehingga didapatkan hasil panen yang maksimal.

Dapatkan informasi mengenai pakan ayam dan akuakultur berkualitas hanya melalui deheus.id