Tantangan global

Menuju masa depan yang berkelanjutan

Tantangan global

Bagaimana kami bisa meningkatkan produksi pangan global secara berkelanjutan? Menurut World Resources Institute, ada tiga celah besar yang perlu dijembatani untuk mencukupi kebutuhan makanan yang aman dan sehat di tahun 2050.

Kesenjangan pangan: selisih antara jumlah pangan yang diproduksi pada tahun 2010 dan jumlah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pada tahun 2050 diperkirakan mencapai 7.400 triliun kalori di mana 56 persen lebih banyak kalori dibutuhkan daripada yang diproduksi di tahun 2010.

Kesenjangan lahan: perbedaan antara luas lahan pertanian global di tahun 2010 dengan luas yang dibutuhkan di tahun 2050, dengan asumsi hasil panen dan padang rumput yang terus bertumbuh dari tingkat sebelumnya. Diperkirakan sebesar 593 juta hektar, sebesar hampir dua kali dari luas India.

Kesenjangan emisi gas rumah kaca: perbedaan antara emisi tahunan yang kemungkinan besar berasal dari sektor agrikultur dan perubahan penggunaan lahan pada tahun 2050. Diperkirakan akan setara dengan 15 gigaton karbon dioksida.

Kehadiran global

Di lebih dari 75 negara, pelanggan kami - produsen daging, ikan, udang, susu, dan telur - menggunakan produk kami untuk memajukan bisnis mereka dan berkontribusi pada rantai pasokan pangan dunia.


Dampak lokal

Dalam skala global, celah yang perlu kami jembatani sangat besar. Namun, ketika Anda berfokus pada aktivitas yang menghasilkan dampak lokal tertinggi, hal ini dapat diatasi. Kami percaya pada dampak lokal, dan kami juga mengetahui bahwa kehadiran secara global juga memberikan tanggung jawab secara global.

Itulah sebabnya kami mengembangkan program keberlanjutan global di sekitar area unit bisnis kami. Setiap tempat memiliki operasi yang berbeda-beda tergantung pada isu yang penting di setiap komunitas lokal. Program ini berfokus pada komitmen lokal: memfasilitasi serta menantang unit bisnis untuk menentukan tujuan dan ambisi yang memenuhi harapan pemangku kepentingan lokal dan menciptakan nilai yang bisa dibagikan bersama dalam rantai pangan mereka.