Grower

7 - 21 Hari

Target utama dalam fase ini
Menjaga kesehetan selama masa pertumbuhan

Pada tahap grower, fokus utama bagi peternak adalah pertumbuhan yang stabil dan pemeliharaan kesehatan ayam. Mortalitas anak ayam dapat secara signifikan memengaruhi produktivitas, sehingga sangat penting bagi peternak untuk memprioritaskan manajemen kesehatan. Memastikan kesehatan optimal selama fase ini membantu menjamin pertumbuhan, produktivitas, dan profitabilitas maksimal.

Ketersediaan & kualitas air

Sanitasi air yang buruk mengurangi asupan pakan dan menghambat pertumbuhan. Bersihkan saluran air dalam kandang dan pantau konsumsi pakan harian.

Risiko penyakit & kesehatan pencernaan

Iklim hangat dapat meningkatkan risiko penyakit usus dan penurunan produktivitas ayam. Perkuat manajemen biosekuriti dan dukung kesehatan pencernaan melalui nutrisi yang tepat.

Gangguan pernapasan pada kepadatan tinggi

Kepadatan kandang berlebih meningkatkan debu, amonia, dan gangguan pernapasan. Jaga aliran udara dan manajemen alas kandang yang baik.

Pertanyaan Umum

Topik Utama Manajemen Broiler Fase Grower

Kondisi alas yang terlalu hangat dan lembap dapat meningkatkan amonia, sehingga meningkatkan risiko penyakit kaki pada anak ayam. Dukung kesehatan kaki melalui ketersediaan air, nutrisi, dan manajemen alas kandang yang tepat.

Hubungi ahli nutrisi De Heus

Pastikan ventilasi dalam kandang memadai, jaga kadar amonia di bawah 20 ppm, dan terapkan pengendalian debu. Perkuat biosekuriti dan ikuti jadwal vaksinasi yang direkomendasikan oleh dokter hewan.

Baca artikel terkait kualitas udara dalam kandang

Jaga kebersihan air, gunakan serat fungsional dan asam organik dalam pakan, serta pastikan transisi pakan dilakukan secara bertahap.

BR1, pakan grower unggulan De Heus Indonesia

Ayam broiler yang sedang dalam fase pertumbuhan umumnya membutuhkan sekitar 200–300 ml air per ekor setiap hari, dengan tingkat konsumsi yang meningkat dalam kondisi suhu tinggi.

Tabel kebutuhan air untuk fase pertumbuhan ayam

Untuk mencegah alas kandang yang basah di dalam kandang kepadatan tinggi. Anda perlu mengatur ventilasi optimal untuk menjaga kelembaban, atur ketinggian tempat minum sesuai tinggi ayam agar tidak tumpah, dan jaga kelembapan relatif udara antara 50% dan 70%. Selain itu, batasi asupan garam dalam pakan untuk mengurangi konsumsi air berlebih. Langkah-langkah ini dapat membantu meminimalkan alas kandang basah di kandang ayam broiler.

Menjaga alas kandang dalam kondisi optimal

Pastikan akses pakan yang konsisten dalam kandang, pertahankan kualitas pelet, kurangi stres akibat panas lingkungan, dan optimalkan ruang tempat pakan.

Diskusi dengan Ahli kami!

Butuh masukan untuk mengoptimalkan fase starter? Tim ahli De Heus siap membantu mengatasi tantangan dan mencapai kinerja terbaik peternakan Anda.