Articles

Pentingnya Pencahayaan Terhadap Performa Ayam Petelur

16 Maret 2023
-
3 menit

Pencahayaan yang diberikan dalam manajemen ternak ayam petelur merupakan salah satu hal yang berpengaruh terhadap keberhasilannya. Simak artikel berikut untuk rekomendasi dan cara mengatur lampu dalam kandang ayam.

Bagaimana kaitan antara pencahayaan dengan produksi ayam petelur?

Dalam beternak ayam petelur, pencahayaan merupakan salah satu faktor yang penting diberikan dalam kandang. Pencahayaan mampu merangsang aktivitas dan metabolisme tubuh ayam agar dapat berkembang optimal. Kurangnya pencahayaan dapat berakibat terhadap kurang optimalnya pertumbuhan ayam dikarenakan kurangnya intake pakan ayam dan dalam kasus yang ekstrim dapat menyebabkan kelumpuhan karena keseimbangan tubuh ayam petelur yang negatif.

Ayam peteur dalam fase produksi

Ayam petelur sudah membutuhkan pencahayaan dari fase DOC hingga fase layer. Umumnya pencahayaan yang dibutuhkan ayam akan berkurang seiring dengan bertambahnya umur ayam dan akan meningkat kembali saat memasuki fase bertelur. Pada fase layer cahaya akan merangsang bagian hipotalamus yang berada pada pangkal otak yang menyebabkan kelenjar hipofisis mengeluarkan hormon Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan Luteinizing Hormone (LH). Hormon FSH akan merangsang pembentukan sel telur ayam, sedangkan hormon LH akan merangsang pergerakan sel telur menuju saluran telur agar segera diovulasi.

Selain kedua hormon tersebut pencahayaan juga merangsang kelenjar tiroid yang akan memproduksi hormon tiroksin. Hormon ini mampu mengatur metabolisme tubuh ayam sehingga berperan dalam pertumbuhan ayam yang baik. Kombinasi hormon tersebut akan berkontribusi terhadap produksi dan perkembangan ayam yang baik, sehingga perlu manajemen pencahayaan yang sesuai dengan setiap fase dari pertumbuhan ayam petelur

Bagaimana cara memberikan pencahayaan yang baik bagi ayam petelur?

Waktu dan manajemen pencahayaan yang baik bagi ayam petelur

Berdasarkan management guide dari ayam strain isa brown berikut adalah pencahayaan optimal yang direkomendasikan berdasarkan fase perkembangan ayam petelur. Namun, perlu juga diperhatikan perbedaan manajemen pencahayaan antara model perkandangan ayam closed house dan open house dan juga jenis strain ayam yang dipelihara. Ayam yang dipelihara dalam sistem closed house mampu diberikan lingkungan yang terkontrol, berbeda dengan ayam yang dipelihara pada kandang closed house yang juga terpapar oleh cahaya matahari.

Ayam yang memiliki perkandangan dengan sistem open house dapat menerima pencahayaan yang bervariasi berdasarkan perbedaan hariannya. Umumnya pencahayan dari matahari dapat terjadi selama 12 jam mulai dari pagi hari hingga petang. Jika ayam yang sedang berproduksi membutuhkan 16 jam penerangan maka perlu ditambahkan kurang lebih 4 jam masa pencahayaan dari lampu tambahan yang mengisi kekurangan dari 12 jam penerangan alami oleh matahari. Untuk pemberian pencahayaan tambahan beberapa peternak memiliki preferensinya masing-masing. Ada peternak yang menambahkan 4 jam sebelum matahari terbit, ada yang menambahkan 4 jam setelah matahari terbenam, dan ada juga yang mengombinasikan 2 jam sebelum terbit dan 2 jam setelah terbenam. Untuk penempatan ketinggian lampu yang disarankan adalah 2 meter dari lantai.

Selain masa pencahayaan dikenal juga istilah lux yang dapat diartikan sebagai intensitas cahaya yang diterima oleh ayam. Intensitas cahaya ini dapat dihitung berdasarkan beberapa parameter agar ayam mendapatkan pencahayaan yang merata di seluruh kandang sehingga diharapkan keseragaman bertelur ayam dalam suatu kandang menjadi tinggi. Cara menghitung kebutuhan lampu untuk kandang dapat dilihat pada rumus berikut:

Rumus jumlah lampu untuk pencahayaan kandang ayam petelur

Sebagai contoh pengaplikasian rumus tersebut mari simak bersama-sama:

“Sebuah kandang ayam petelur berukuran panjang 70 meter dengan lebar 6 meter memerlukan pencahayaan dengan intensitas 15 lux. Dalam kemasan lampu tertulis nilai lumens 1360. Berapakah kebutuhan lampu untuk kandang tersebut?”

Contoh perhitungan jumlah lampu yang sesuai untuk pencahayaan kandang ayam petelur

Apakah ayam juga butuh gelap?

Ayam juga membutuhkan periode gelap untuk beristirahat dan memungkinkan sekresi hormon-hormon yang baik. Salah satu hormon tersebut adalah melatonin. Hormon melatonin dapat disekresikan dari kelenjar pineal dan retina mata. Hadirnya hormon ini mampu mengatur temperatur tubuh, metabolisme tubuh, pola konsumsi air dan minum, serta sistem imun. Terdapat juga hubungan antara hormon melatonin yang berlawanan dengan produksi hormon ACTH yang berperan sebagai respon terhadap cekaman stres yang dapat membuat ayam lebih tenang.

Bagaimana dengan warna lampu yang disarankan untuk ayam petelur?

DSC00127.JPG

Umumnya dalam peternakan ayam petelur terdapat dua warna yang digunakan untuk pencahayaan yaitu putih dan merah kekuningan. Umumnya lampu berwarna putih diberikan pada ayam fase starter dan grower sedangkan lampu berwarna merah kekuningan diberikan pada ayam fase petelur. Namun, dalam beberapa penelitian disebutkan juga bahwa tidak terdapat hasil yang berbeda nyata terhadap performa ayam petelur yang dikaitkan dengan perbedaan warna lampu yang diberikan. Hal tersebut kemungkinan dapat disebabkan berdasarkan nilai intensitas (lux) yang diberikan dari pencahayaan lebih memengaruhi dari panjang gelombang.

Dari penjelasan diatas diperlukan keseimbangan antara pencahayaan yang optimal dan periode gelap untuk menjamin pertumbuhan dan produksi yang baik bagi ayam petelur. Selain faktor lingkungan, faktor nutrisi juga merupakan faktor yang tidak kalah penting sehingga perlunya memberikan pakan berkualitas tinggi untuk ayam produksi tinggi. De Heus Indonesia memiliki beberapa produk pakan ayam petelur unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan peternak lokal untuk mencapai tujuan produksi peternakan Anda.